• Title: Marriagable: Gue Mau Nikah Asal...
  • Author: Riri Sardjono
  • ISBN: 9797800393
  • Page: 141
  • Format: Paperback
  • Marriagable Gue Mau Nikah Asal Namaku Flory Usia mendekati tiga puluh dua Status Tentu saja single Karena itu Mamz memutuskan mencarikan Datuk Maringgi abad modern untukku Kenapa sih gue jadi nggak normal cuma gara gara gue belom
    Namaku Flory Usia mendekati tiga puluh dua Status Tentu saja single Karena itu Mamz memutuskan mencarikan Datuk Maringgi abad modern untukku Kenapa, sih, gue jadi nggak normal cuma gara gara gue belom kawin Karena elo punya kantong rahim, Darling, jawab Dina kalem Kantong rahim sama kayak susu Ultra Mereka punya expired date Yeah, sahutku sinis SementNamaku Flory Usia mendekati tiga puluh dua Status Tentu saja single Karena itu Mamz memutuskan mencarikan Datuk Maringgi abad modern untukku Kenapa, sih, gue jadi nggak normal cuma gara gara gue belom kawin Karena elo punya kantong rahim, Darling, jawab Dina kalem Kantong rahim sama kayak susu Ultra Mereka punya expired date Yeah, sahutku sinis Sementara sperma kayak wine Masih berlaku untuk jangka waktu yang lama Mamz pikir aku belum menikah karena nasibku yang buruk Dan kalau beliau tidak segera bertindak, maka nasibku akan semakin memburuk Tapi Mamz lupa bertanya apa alasanku hingga belum tergerak untuk melangkah ke arah sana Alasanku simple Karena Mamz dan Papz bukan pasangan Huxtable Mungkin jauh di dalam hatinya, mereka menyesali keputusannya untuk menikah Atau paling tidak, menyesali pilihannya Seperti Dina, sahabatku Kenapa sih elo bisa kawin sama laki Dina tergelak mendengarnya Hormon, Darling Kadang kadang kerja hormon kayak telegram Salah ketik waktu ngirim sinyal ke otak Mestinya horny, dia ngetik cinta See Oh my God desah Kika ngeri Pernikahan adalah waktu yang terlalu lama untuk cinta Yup That s my reason, Darling

    One Reply to “Marriagable: Gue Mau Nikah Asal...”

    1. FYI, untuk lebih mendalami, aku akan menulis review dalam gaya bahasa novel ini :) Okay, Darling, jangan mikir kalau gue mau baca novel ini artinya gue mau married. Enggak, gue baca ini karena novel ini dikirim oleh kakak perempuan gue, yang mungkin ingin mencuci otak gue agar menganggap pernikahan bukan goal utama hidup sebagai bentuk protes bersama pada Mamz. Yang pasti gue baca novel ini, and I liked it enough to give this 4 stars.Flory, single umur 32 tahun yang merasa berkewajiban untuk men [...]

    2. Novel ini aku rekomendasikan untuk mereka yang takut berhenti dicintai, takut membina rumah tangga dan mencari novel bertemakan pernikahan. Novel setipe ini yang aku juga rekomendasikan adalah Separate Beds dan Coupl(ov)e. Flory tidak salah ketika dia takut dengan julukan perawan tua. Thirty-something yang masih virgin boleh jadi barang langka di zaman sekarang. Orangtuanya "gagal" mencontohkan keharmonisan rumah tangga. Sahabatnya -para feminis- tidak berbahagia dengan pernikahannya. Dan dia ha [...]

    3. Mengupas berbagai kekhawatiran wanita single above 30s. Kekhawatiran itu mostly datangnya dari dorongan ortu/keluarga, dorongan temen2 (temen2 yg sebaya dah pada married, punya anak, bahkan udah sampe mo cerai…).Itu secara eksternal.Secara internal, wanita above 30s itu punya kerawanan dari sisi biologis.Spt yg disebutkan di buku ini, wanita itu punya kantung rahim yg punya expired date kaya susu ultra…Cara mengupas nya bener-bener menunjukkan si penulis itu punya wawasan yg luas… at least [...]

    4. Setelah aku, Mae, n J baca buku Marriagable karangan Riri Sardjono beberapa waktu yang lalu, ternyata qt bertiga terjebak dalam diskusi mendalam ttg pernikahan yang merembet ke masalah cowok dan kebahagiaan. What is so special about this book? The wittiness and honesty i guess. Jadi novel ini berkisah tentang Flory, seorang cewek di awal 30an yang belum menemukan tulang rusuk yang sama alias soulmatenya, dan lalu dijodohin oleh sang Mamz dengan Vadin. Flory yang awalnya menolak dijadikan Siti Nu [...]

    5. Gue jadi ngerasa bukan cewek setelah baca buku ini. Apa jadi cewek harus seribet dan sesongong itu ya?Persoalan sesimpel lo mutusin kalo lo sebenernya cinta sama orang (yang udah jadi suami lo) atau nggak aja udah kaya bikin strategi perang. Lucunya, Flory dan cewek-cewek gengnya ini menganggap cowok itu makhluk yang ga berotak sama sekali. Padahal kalo gue malah nganggep cowok itu menggunakan otaknya dengan efektif dan efisien sementara cewek menggunakan otaknya dengan terlalu rumit. Sukur tuh [...]

    6. i don't give a damn if others said it's a common book!!means they just don't get the taste for surewalaupun memang ide ceritanya katanya standart dan biasa saja (sebagai salah satu ciri karya sastra yang meniru kehiduan nyata manusia, permasalahan apa sih yang baru, history always goes around, i think)tapi bahasa, pesan dan ragam hal yang disajikan buku ini bener-bener fresh and YUPPIE sekali!!Perkawinan dasar perjodohan sudah dipopulerkan sejak dulu oleh Mara Roeslie dengan Siti Nurbaya-nya mem [...]

    7. gue mau nikah asal.an wajib untuk para wanita yang mau menikah, supaya tidak keburu nafsu dengan dongeng ala cinderella dimana they married and live happily forever afterlah yang dibahas merupakan masalah sehari-hari dimana rasanya hampir semua orang pernah mengalaminya, alur ceritanya juga mudah ditebak, setidaknya saya sudah punya gambaran dari awal bagaimana endingnya buku ini, namun yang berbeda adalah kata-kata cerdas sang penulis menanggapi peliknya masalah pernikahan dan hubungan antara p [...]

    8. Cerdas! Salah satu novel dewasa yang bagus untuk dimiliki. Kisah percintaan, persahabatan tulus dan rumitnya pernikahan diambang umur.Berbicara pernikahan, maka kita pun bersinggungan dengan seks dan cinta. Mengapa saya mendahulukan kata seks ketimbang cinta pada kalimat sebelumnya? Well, seks merupakan hal yang harus dibayar wanita dalam pernikahan, sementara pernikahan adalah hal yang harus dibayar seorang pria untuk mendapatkan seks. Jika keberadaan anak-anak sudah ada, maka kita akan terus b [...]

    9. Buku hadiah dari Gagas Media buat event #PadaSuatuHari ini nyampe ke rumah kemaren sore. Begitu liat covernya, langsung ngerasa kalau ini buku pasti lucu, lha gambar di covernya adalah kotak susu, terus baca sinopsisnya juga makin bikin penasaran. “Kenapa, sih, gue jadi nggak normal Cuma gara-gara gue belom kawin?!” “Karena elo punya kantong rahim, Darling,” jawab Dina kalem. ”Kantong rahim sama kayak susu Ultra. Mereka punya expired date.” ”Yeah,” sahutku sinis. “Sementara spe [...]

    10. Awal-awalnya lambat, kebanyakan dialog ngalor-ngidul sehingga bikin bosan. Lama-lama sih lumayan, tapi menurut saya banyak "pelajaran sesat" di buku ini. (Thanks to karakter Dina.) Dan saya sebal sekali sama karakter Flory. Usia udah segitu tapi masih labil banget, benar-benar plin-plan dan nggak punya pendirian. Terlalu keras kepala. Insecure-nya kebangetan, khayalannya akan Nadya bikin geleng-geleng kepala. Dan yang paling membuat saya jengkel adalah, dia minta pendapat untuk segala hal ke gen [...]

    11. Pertama kali baca sinopsis dari buku yang direpackage ini, sudah tertarik untuk membaca lebih lanjut. Tampaknya seru dan cerdas dan lucu. Saya tidak salah.Jujur, saya sudah beberapa kali mendengar nama sang penulis walau belum pernah membaca bukunya. Saya kagum dengan cara mbak Riri bercerita, apa adanya, ceplas ceplos, dan ada selera humor yang luar biasa menggelitik di baliknya. Dialognya adalah bagian terkuat dari cerita ini, selalu lucu dan membuat situasi ngenes sekali pun menjadi lucu penu [...]

    12. Novel yang baru selesai aku baca. Ceritanya sih standar, tapi yang bikin aku suka novel ini adalah bahasanya yang asik (terutama percakapan tokoh utama dengan teman-teman se-gank-nya) yang terkesan sangat humor sampe bisa bikin aku ngakak kejer.Buku ini cocok dibaca buat yang akan dan sudah menikah. Tapi buat yang masih mikir ah ntar ntar aja deh kawin nikah, buku ini tepat juga kok karena bisa membuat kalian (mungkin) berubah pikiran dan pengen juga nikah. Yang buat aku gak suka dari novel ini [...]

    13. Buku ini accidentally ada di gw. Kebetulan sahabat gw (Ati) bawa buku ini pas lagi ada acara kumpul2 di rumah. Katanya sih bagus buat sedkiti mengobati patah hatinya dia. HihihiAkhirnya langsung gw 'sita' buku ini supaya gak dibawa pulang sama dia. Eh, dia pun langsung 'sabet' novel Cewek Matre gw. Barter deh jadinya.Buku ini sangat menghibur, terutama saat ingin menertawakan atau memaki-maki kaum lelaki (whatever the reason :p). Gw suka banget percakapan2 antar sahuabat yg terjadi dalam novel i [...]

    14. sebenarnya ceritanya agak cliche dan terlalu romantis sih, agak2 terlalu indah aja buat jadi kenyataan, but then again its a fiction rite, so be it.yang paling menonjol dari buku ini menurut gue justru segala percakapan, dan remeh temeh antara flory dan temen2 se geng-nyakumpulan cewek2 yang ga punya basa-basi satu sama lain, somehow merasa diri mereka yang paling hebat, dan hobi mencemooh cewek2 yang memiliki kecantikan stereotipeaku deeeh, cewek2 dibuku ini mengingatkan gue sama geng cewek gue [...]

    15. Banyak sekali kalimat-kalimat quotable di buku ini sampai saya kekenyangan (dalam arti yang baik karena kenyang ini menambah sesuatu kepada saya). Kerennya si penulis adalah dia mampu membuat dialog-dialog yang nampol, yang bisa menskakmat lawan bicara (dan juga pembaca). Kurang suka sama adegan merokok yang bertebaran bagai puntung rokok di buku ini. Saya tidak keberatan ada adegan merokok dalam cerita, tapi kalau adegannya kebanyakan kayak di buku ini, rasanya ingin ikut batuk-batuk aja. Masak [...]

    16. Lucu, meski kelewat banyak kebetulannya.Ngeri kalau tahu apa yang dibicarakan perempuan kalau lagi kumpul dengan kaumnya, tapi banyak ngasih tahu juga sih.Teknisnya masih banyak yang kacau, juga penggunaan kata "acuh" yang kurang tepat. Kayaknya novel ini terbit ulang dengan hanya diubah lay out dan kover doang sih.Totally cukup menghibur.

    17. love this! coudln't put it down, i actually read it cover to cover in two hours. would love to read another piece from riri

    18. (2/70) Marriageable - Riri Sardjono⭐⭐⭐ (3 dari 5)Hm? Ini kebetulan aja. Buku pertama soal wedding-wedding-an. Buku kedua soal marriage-marriage-an. AhahahaBuku ini adalah rekomendasi dari beberapa teman. Ebooknya ada dijual di google playbooks, tapi asa gimana gitu ya kalau baca ebook. Wangi bukunya ngga bisa dicium-cium. Padahal ini buku second juga sih. Ngga tahu udah bekas apa aja selama perjalanan dari empunya yang pertama (atau bahkan lebih) sampai akhirnya sampai di saya. 😆Coverny [...]

    19. Harga diri yang tinggi dan perasaan takut tersakiti untuk kedua kalinya membuat Flory hidup dalam kecurigaan terhadap semua lelaki, kecuali Gerry. Don't even think about why, it's simply because he's gay. Bagaimana Flory harus menyikapi kehidupan percintaannya kalau di umur 32 tahun dia masih single? Bella Saphira saja sudah pecah telor, masa Flory seorang arsitek cantik nan modis belum memiliki tambatan hati? Setiap orangtua yang melihat anaknya masih single di umur 30-an pastilah akan gelisah. [...]

    20. Flory, 32 tahun, masih melajang. Umur yang hampir kadaluarsa kalau menurut ibunya. Ketika dia dijodohkan dengan Vadin, Flory jadi bimbang. Di satu sisi, dia menolak segala bentuk perjodohan ala Siti Nurbaya. Di sisi lain, Flory khawatir kali ini adalah kesempatan terakhir yang datang padanya. Lagipula, Vadin tampan dan asyik kalau ngobrol. Dia juga menolak perjodohan, tapi Vadin menyukai Flory yang menurut dia amazing dan bisa membuatnya nyaman.Flory pun meminta pertimbangan dan pendapat teman-t [...]

    21. Lucu banget bukunya!! Di bis tadi saya sampe ketawa2 sendiri Tentang Flory yang belum juga mendapat jodohnya walau dah masuk kepala tiga. Sampe2 pihak keluarga turun tangan --dijodohkan! Masih saya baca sih, baru 40 halaman. Tapi ga nyesel beli ni buku, soalnya emang edannnReferensi resminya:Namaku Flory. Usia mendekati tiga puluh dua. Status? Tentu saja single! Karena itu Mamz memutuskan mencarikan Datuk Maringgi abad modern untukku. “Kenapa, sih, gue jadi nggak normal cuma gara-gara gue belo [...]

    22. *ketawa dulu sebelum buat repiewnya ah*Ok. Buku ini benar-benar datang di saat yang tepat matsudnya buku ini benar2 tepat guna dan tepat waktu. Sangat terhibur dengan alur ceritanya dan bahasa yang digunakan. Semuanya menyenangkan dan tidak ribet. Oya ada, tapi sedikit saja. Yaitu buku ini didominasi dengan percakapan antara 5 sahabat. Tapi semuanya jadi 1 paket kok. Lengkap.Bahasan dalam buku ini hanya ada pernikahan, cinta, dan laki-laki. Tapi cukup manis karena akhirnya aku juga jatuh cinta d [...]

    23. Ehm, I was about to give 5 stars, since the writer is really knows how to make a book full of sarcastic jokes. So smart, I love that. But suddenly I've changed my mind, not because I consider this as the ordinary chicklit, but I just hate lots of coincidences in this novel. Well, come on, we live in Jakarta, and Jakarta is not that small, and please, if you don't mind me asking, don't tell us about how easy for Flory to find a perfectly great job, while getting a job is such a thing that needs v [...]

    24. sorry ya baru baca hari ini, setelah sekian lama situ dicetak!saya suka, ngga brenti ngakak bacanya wekawekawekaweka!!!!Mba Riri, buku kamu bagus lho ini, ngga boong deh!Cuma menurut aku sih, agak kurang terang untuk pemaparan rasa cinta yang dimiliki Vadin.Well. saya ngga meragukan Vadin cinta sama Flory, but Darling, saya cuma penasaran kapan tepatnya Vadin jatuh ke sungai asmara nya?? heheheheThat's why I give you 4 stars,But I enjoy so much with the barbieshohohoho!!good job!!!

    25. wow ini novel bener2 kocakt gw buku ini penuh dengan realita kehidupan sebenernya realita kehidupan manusia modern (cowo maupun cewe) dalam pencarian cinta dan makna pernikahandan kerennya buku ini dibumbuin dengan lelucon2 yg sangat bikin perut gw terkocok hey guys let's take the positive side of this book instead of the negative sideand just laugh it out loud menurut penelitian tertawa itu bisa memperpanjang umur manusia kok ^^

    26. kubeli karena nasib tokohnya rada mirip hehehecu abis dut pandangnya tentang pernikahan juga asyik hampir semua bagian kusuka dari buku ini, kecuali satukonsep cinderella komplex dalam novel ininulisnya arsitek juga yahehehe samma.

    27. Saya baca buku ini sangat-sangat telat. Tahun 2017! Bayangkan! Seperti kotak susu yang dipajang di cover, review saya ini sebenernya sudah basi. banget. tapi berhubung saya kalau sudah pengen nulis komen nggak punya malu telat bertauntaun, saya akan teteup tulis ini review. Mohon maaf sekali kalau review ini udah kadarluarsa 4 tahun yang lalu, karena, well, jujur, waktu buku ini pertama keluar saya masih demen-demennya baca teenlit.okay, jadi sekarang reviewnya. jujur, saya kurang suka dengan bu [...]

    28. Bisa juga dibaca di sini: kandangbaca/2014/Another great novel about marriage! Flory, 32 tahun, arsitek, smart, and single. Berkat status lajang itulah sang ibu akhirnya mengambil keputusan untuk menjodohkan Flory, khawatir ia akan menjadi perawan tua. Padahal, Flory sangat benci dijodohkan. Toh, ia merasa baik-baik saja dengan status lajangnya tersebut. Tapi kemauan sang ibu tampaknya sulit untuk ditolak. Lagipula, Vadin, pria yang menjadi calon suaminya juga nggak jelek-jelek amat. Demi menyen [...]

    29. Baca sinopsisnya aja udah seru kan? Salah satu lagi buku favorit saya sepanjang masa. Jangan ditanya berapa kali saya baca, khatam!Saya paling suka jika dari awal kedua tokoh utama sudah muncul dan menciptakan konflik. Buku ini seperti itu. Flory memasuki usia kritis untuk menikah, umur sudah lebih dari 30 tahun. Dia pun terpaksa berkenalan dengan cowok yang rencananya dijodohkan dengannya, Vadin. Vadin sendiri tidak keberatan, tidak ada salahnya untuk mencoba. Dia tipe anak yang patuh, manut sa [...]

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *