• Title: Nagasasra dan Sabuk Inten
  • Author: S.H. Mintardja
  • ISBN: null
  • Page: 298
  • Format: Hardcover
  • Nagasasra dan Sabuk Inten Meskipun anak gembala yang bernama Karebet atau Joko Tingkir hanya dipungut Baginda Sultan Trenggana dari blumbang masjid Demak namun anak itu mempunyai beberapa tanda keanehan dalam dirinya Bagaiman
    Meskipun anak gembala yang bernama Karebet atau Joko Tingkir hanya dipungut Baginda Sultan Trenggana dari blumbang masjid Demak, namun anak itu mempunyai beberapa tanda keanehan dalam dirinya Bagaimanapun juga anak itu adalah cucu dari Pengging Sepuh yaitu Pangeran Handayaningrat Karena itu Baginda Sultan Trenggana tidak dapat melepaskan harapan, bahwa anak itu pada suatMeskipun anak gembala yang bernama Karebet atau Joko Tingkir hanya dipungut Baginda Sultan Trenggana dari blumbang masjid Demak, namun anak itu mempunyai beberapa tanda keanehan dalam dirinya Bagaimanapun juga anak itu adalah cucu dari Pengging Sepuh yaitu Pangeran Handayaningrat Karena itu Baginda Sultan Trenggana tidak dapat melepaskan harapan, bahwa anak itu pada suatu masa akan menjadi seorang yang berharga bagi Demak Wajar apabila Karebet tidak hanya menjadi seorang Wira Tamtama dan bahkan orang buangan.Mahesa Jenar tak pernah mengharapkan namanya kelak akan dicantumkan dalam rontal rontal atau dipahatkan di dinding istana dan gapura Ia hanya mengharapkan Demak kembali menemukan kejayaannya Apa yang dilakukannya semata mata kewajiban yang seharusnya dilakukan Walau pengabdian yang dilakukan tidaklah harus di sekitar istana, di antara rakyatpun ia dapat melaksanakannya Pengabdian bagi sesama dan kepada Tuhan.

    One Reply to “Nagasasra dan Sabuk Inten”

    1. Sebenernya baca serial ini berpuluh tahun lalu, edisi awal punya eyang putri yang dijilid.Mungkin karena masa itu masih belum punya banyak bacaan, jadi serial ini membekas sampai sekarang.Di antara serial SH Mintardja, yang ini sih yang paling berkesan. :)

    2. Menarik, namun sedikit mengecewakan karena ternyata orang yang sudah setengah suci juga masih memiliki ambisi. Seperti biasa buku ini milik sahabatku Atticus.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *